MUTIARA ISLAMI

TITIK MATA PENA LEBIH TAJAM DARI PADA MATA PEDANG

MUTIARA ISLAMI

DAKWAH BUKAN CUMA TUGAS USTADZ,TAPI WAJIB BAGI SEMUA MUSLIM

MUTIARA ISLAMI

Kesabaran itu bermahkota keimanan

MUTIARA ISLAMI

JADIKANLAH AMAL KEBAIKAN SEBAGAI KEKASIHMU

MUTIARA ISLAMI

Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Sunday, December 20, 2015

Renungan jelang maulid Nabi Muhammad

makalah gak ilmiyah
UNTUNG NABINYA BUKAN ANDA!!
Untuk ANDA Yang Punya hobi Membid'ahkan dan Menyesatkan.
Beruntung sekali kita dijadikan ummat Nabi Muhammad SAW. Nabi yang Rouuf, Nabi yang Rohiim. Nabi yang punya misi rahmatan lil 'alamin. Nabi yang punya prinsip " Buat Mudah jangan buat sulit!". "Gembirakan jangan kau takut-takuti". "Dekati! Jangan buat lari!". "Yassiru wa laa Tu'assiruu!", "Bassyiru wa laa tundziru!" ....
Tak bisa dibayangkan jika Nabinya adalah ANDA, golongan yang punya kebiasaan unik tapi sangat tidak menarik, yaitu membid'ah-bid'ahkan, menyesat-nyesatkan bahkan mengkafir-kafirkan saudaranya sendiri. Coba lihatlah bagaimana Rosululloh SAW memberikan contoh dalam menyikapi hal-hal baru yang tidak beliau ajarkan secara khusus.
Ya .... semua ini, hal-hal baru ini terjadi di zaman Rasululloh SAW. Antara lain:
Pertama;
Bilal bin Robah setiap kali hadats beliau langsung bersuci. Bilal juga selalu sholat dua roka'at setiap selesai wudlu dan sehabis adzan. Hal ini beliau lakukan berdasarkan pemikiran beliau sendiri, inisiatifnya sendiri. Tidak ada petunjuk khusus dari Rosululloh SAW.
Lalu bagaimanakah respon Rosululloh SAW ? apakah Rosululloh berkata : "Hai Bilal engkau telah membuat kreasi sendiri dalam ibadah. Engkau telah berbuat bid'ah! Engkau telah sesat! Nerakalah tempatmu!". Apakah Rosululloh SAW berkata seperti itu?.
Sama sekali TIDAK, sekali lagi .... TIDAK!!. Bahkan Rosululloh SAW memuji Bilal, "Engkau mendahuluiku ke surga wahai Bilal !!!" ..... (diriwayatkan oleh Atturmudzi di dalam sunan, al-Hakim dalam al-Mustadrok, al-Bayhaqi dalam Syu'abul iman).
Beruntung sekali Bilal, karena ...... Nabinya bukan ANDA!!!!! .....
Kedua;
Dalam sebuah kisah yang penuh dengan patriotisme, Khubaib bin Adi al-Anshori melakukan sholat dua rokaat sebelum dibunuh oleh orang-orang qurays, hingga akhirnya kematian syahid menjemputnya ditiang salib. Sholat yang dilakukan oleh Khubaib bin Adi ini kemudian menjadi tradisi yang dilakukan oleh para sahabat yang dengan tabah menerima kematian oleh kekejaman orang-orang kafir. (silahkan lihat al-mu'jamul kabir atthabrani, juga diriwayatkan al-Bukhori dan Ahmad)
Sholat dua roka'at yang dilakukan oleh Khubaib muncul dari inisiatifnya sendiri, karena beliau beranggapan sholat adalah ibadah yang paling utama dan mulia. Beliau ingin akhir hayatnya ditutup dengan sholat. Rasululloh SAW tidak pernah memberi petunjuk khusus mengenai hal itu, misalnya Rasululloh SAW memerintahkan "Sholatlah dua roka'at sebelum engkau di bunuh oleh orang-orang kafir!". Tidak! .... Nabi SAW tidak mengajarkannya. Lalu apakah Rasululloh SAW kemudian berkata seperti perkataan ANDA! Apakah Nabi SAW menyesatkan Khubaib sebagaimana ANDA menyesatkan saudara ANDA sendiri! Apakah setelah Nabi mengetahui apa yang dilakukan oleh Khubaib kemudian beliau berkata "Khubaib telah sesat, ia telah berbuat bid'ah!" ..... tidak! Sekali lagi Tidak! ....
Beruntung sekali Khubaib Bin Adi, karena ..... Nabinya bukan ANDA!!!
Ketiga;
Salah seorang sahabat anshor yang menjadi imam di masjid Quba', setiap kali selesai membaca surat al-fatihah beliau pasti membaca surat al-ikhlas, baru kemudian beliau membaca surat yang lain. Jadi surat apapun yang ia baca dalam sholat pasti didahului dengan membaca surat al-ikhlas. Hingga berita ini sampai kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bertanya kepada sahabat yang menjadi imam itu, "Apa yang mencegahmu memenuhi permintaan teman-temanmu?, apa yang mendorongmu membaca surat al-ikhlas itu setiap raka'at?". Sahabat itu menjawab, "Sungguh aku mencintai surat itu". Lalu Nabi SAW berkata, "Apa yang kau cintai akan membawamu ke surga". (lihat fathul Bari al-Hafidh ibnu Hajar dalam bab al-jam'u baina suratain fir rok'ati)
Maa Syaa Allah .... inilah Nabiku, inilah Nabi anda ... inilah Nabi kita.
Lihatlah!!! ..... Apakah Nabi langsung melotot seperti ANDA sambil teriak, "SESAT KAU!!", "BID'AH KAU!", "Engkau telah membuat hal-hal baru dalam agama, engkau melakukan sesautu yang tidak aku contohkan, yang tidak aku ajarkan!!!" . "NERAKA TEMPATMU!!".
TIDAK! Sekali lagi TIDAKK! ... Maknyesss Rasulullah SAW berkata "APA YANG ENGKAU CINTAI MEMBAWAMU KE SURGA". Clepp ... ademm
AH .... beruntung sekali sahabat itu, karena .... NABINYA BUKAN ANDA !!!
Keempat;
Qotadah bin Nu'man, sebagaimana diceritakan al-Hafidh ibn Hajar, setiap malam beliau menghabiskan malamnya dengan mengulang-ulang surat al-ikhlas di dalam sholat hingga masuk waktu subuh. Hal ini kemudian dilaporkan kepada Nabi. Dan bagaimanakah tangapan Nabi? Apakah Nabi akan merespon seperti ANDA? . Apakah Nabi mengatakan "jika itu baik pasti aku lebih dulu mengerjakannya". Apakah Nabi berkata, "Engkau melakukan ibadah tanpa contoh dariku! Ibadahmu sia-sia! Bid'ah Kau! Sesat kau! .... TIDAK !!! sekali lagi TIDAK !!!. Malah sebaliknya Rasulullah SAW dengan lembut dan motifasi yang tinggi beliau berkata " Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggamannya, surat al-Ikhlash itu sebanding dengan sepertiga al-Qur'an".
Ah .... beruntung sekali sahabat Qotadah bin Nu'man itu, karena .... NABINYA BUKAN ANDA!
Kelima;
Yang ini bahkan hingga sekarang kita lakukan dan dilakukan oleh seluruh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali ANDA yang hobi membid'ahkan.
Sebelum peristiwa ini terjadi, ketika para sahabat ketinggalan jama'ah, mereka akan bertanya sudah raka'at keberapakah Nabi ?, kemudian mereka akan takbir dan melakukan gerakan-gerakan yang tertinggal hingga ketika sudah sama gerakan dan raka'atnya baru mereka mengikuti gerakan imam. Sehingga jama'ah terlihat kurang teratur. Ada yang masih berdiri, ada yang masih ruku', ada yang sujud, dan lain sebagainya. Hingga suatu hari datanglah Mu'adz bin Jabal yang terlambat jama'ah. (diriwayatkan oleh imam Ahmad dan Abu Dawud)
Mu'adz bin jabal langsung mengikuti gerakan Nabi, dan setelah salam beliau menambah raka'at yang tertinggal. Hal ini ia lakukan semata-mata karena kecintaannya pada Rasulullah SAW. Beliau tidak mau ketinggalan lebih banyak lagi, beliau ingin gerakannya sama dengan gerakan imam dalam hal ini Rasulullah SAW.
Lalu bagaimanakah Rasulullah SAW menyikapi tindakan Mu'adz bin Jabal tersebut, yang sama sekali belum pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Bahkan berbeda dengan sahabat-sahabat yang lain. Apakah Nabi SAW mengatakan seperti perkataan ANDA, " Engkau melakukan ibadah menurut kreasimu sendiri! Ibadahmu sia-sia! Bid'ah Kau! Sesat kau! .... TIDAK !!! sekali lagi TIDAK !!! bahkan Rasulullah SAW kemudian berkata, " sesungguhnya Mu'adz telah membuat satu jalan (cara) baru untuk kalian, lakukanlah seperti yang dilakukan oleh Mu'adz!" . dan hingga sekarang kita melakukan apa yang dilakukan oleh Mu'adz bin Jabal. ALHAMDULILLAH
Beruntung sekali Mu'adz Bin Jabal karena disetiap gerakan yang dilakukan oleh makmum masbuq mulai saat itu hingga hari qiyamat, Mu'adz bin Jabal mendapat bagian pahalanya, karena ia lah yang memulai cara yang baik itu. Dan beruntung sekali, karena ........... Nabinya bukan ANDA!!!
Sebenarnya masih ada ke enam, ke tujuh, ke delapan ... dan seterusnya. Anda bisa mencarinya sendiri, bukankah anda adalah kelompok yang paling ngerti hadits Nabi Kami
Saudaraku ... anda yang ngaku paling ngerti sunnah ! bukankah sikap Nabi SAW di atas juga sunnah? Bukankah perkataan Nabi SAW pada Bilal bin Rabah, Ucapan Nabi SAW pada sahabat Anshar, perkataan Nabi SAW pada Qotadah, perkataan Nabi SAW pada Mu'adz, bukankah ucapan-ucapan seperti itu juga sunnah. Bukankah banyak sunnah-sunnah yang membuat sejuk, membuat tentram, membuat damai, memberi motifasi? .... tapi entahlah mengapa anda hanya berkutat pada sunnah sekitar celana dan janggut saja. Anda terlalu serius pada hadits kullu bid'atin dlolalatun hingga lupa ada hadits man sanna sunnatan hasanatan . eh ... maaf saya sudah suul adab, menjelaskan sunnah pada antum. Bukankah antum yang lebih faham sunnah.
Tapi ... ya sudahlah ! teruskan saja membid'ah-bid'ahkan, menyesatkan-nyesatkan, mengkafir-kafirkan. Kami akan tetap bahagia dan terima kasih untuk anda, karena anda kami bisa lebih bersyukur .... KARENA ALHAMDULILLAH, ...... NABI KAMI BUKAN ANTUM!
SEMOGA MANFAAT...
TETAP TERSENYUMLAH...

Monday, November 30, 2015

COBAAN

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar....
Terkadang kita merasa tidak kuat menghadapi Cobaan yang begitu Dahsyat..Setiap kali kamu merasa Sangat Kehilangan..
Setiap kali Kamu merasa begitu Sendirian..Semua yang kau lihat hanyalah Kegelapan dan rasa Kehilangan yang begitu Menyakitkan..Jangan pernah Putus asa dan merasa sendiri dalam Mengarungi Gelombang kehidupan ini..
Bila kamu merasa Tidak bisa Bangkit kembali dan kamu Tidak mampu melihat Jalan Terbaik saat ini..Yakinlah bahwa ALLAH selalu ada dimana kamu Berdiri..
Bila ALLAH Berkehendak maka kamu akan menemukan Jalanmu..bila ALLAH Berkehendak maka segalanya akan mudah untukmu..
Bila ALLAH Berkehendakmaka,tiada rasa Gelisah didadamu..bila ALLAH Berkehendak maka segalanya sesuai harapanmu..
Tatkala kamu melakukan satu Kesalahan,janganlah kamu pernah Kehilangan Harapan..Taubatlah kepada-NYA..ALLAH yang Maha Bijaksana..
Angkatlah Tanganmu,Memohon ampunan dari-NYA..jangan putus asa dan Kehilangan kepercayaanmu..sebab ALLAH Subhanahu Wa Ta'alla itu Selalu ada di sampingmu..Insya ALLAH... kamu akan menemukan Jalanmu..
Kembalilah kepada Sang maha Pencipta..ALLAH yang tidak pernah Jauh dari kita..percayalah pada-NYA dan jangan pernah ragu..Berdo'alah,..
Ya ALLAH..Bimbinglah langkah kami..jangan biarkan kami tersesat dan berpaling dari-MU..Karena hanya KAU Satu-satunya yang menunjukkan Jalan hidup kami......Aamiin ya Robbal'alamin.
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Monday, November 16, 2015

Pintu janah paling tengah

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar..
1. Sholat tepat waktu
2. Berbakti kepada orang tua.
3. Jihad di jalan Allah
Di akhirat nanti ada pintu surga yang paling tengah yang bisa kita masuki kalau kita mau. Bagaimana caranya? Caranya ada di point nomer 2, yaitu berbakti kepada orang tua.
Sudahkah kita berbakti kepada orang tua? Pasti banyak sekali yang menjawab "belum".
.
Ya, walaupun sulit membalas semua kebaikan orang tua, tapi kita harus berusaha untuk terus berbakti kepada mereka.
.
Caranya? In syaa Allah banyak cara berbakti kepada orang tua, jangan sampai kita "hanya" disuruh orang tua kita, kita berkata "ah, entar dulu mah". Itu sudah dosa.
.
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.
Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (Al-Isra:23)
.
Masya Allah, setalah Allah menyuruh kita untuk menyembah-Nya, kita disuruh berbakti kepada orang tua. Ini bukti betapa besarnya pahala berbakti kepada orang tua, hingga kita bisa memasuki pintu surga yang ada di tengah.
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

semoga bermanfaat.

Tuesday, November 10, 2015

MENANGISLAH JIKA ITU MEMBUATMU LEBIH BAIK DAN TERSENYUMLAH SESUDAHNYA

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Menangis itu mengumpulkan kekuatan jadi "menangislah jika itu membuat kita lebih baik"
Mengapa harus menyesal dengan segala keputusan mu.......!! Karena air mata sudah tiada mampu lagi untuk merubah keadaan menjadi seperti apa yang kamu inginkan...
Karena Hidup itu adalah pilihan..!! Siap memilih maka harus siap untuk bertanggung jawab dari setiap apa yang kita pilih.
Setelah itu "Tersenyumlah" pada dirimu sendiri. Bercerminlah dan lihatlah wajahmu dengan baik, lalu tersenyumlah.
Berikan senyuman terbaik untuk dirimu sendiri. Perhatikan seluruh lengkung bibir, penampakan gigi, kerut di sudut mata, garis pipi, cahaya yang terpancar dari bola mata serta air muka yang berseri seri mengalir dari seluruh gerak senyum..
"Tersenyumlah" sedemikian rupa sehingga kau bisa menerima bahwa senyummu bisa menghibur dirimu sendiri..
Ingat, bukan berlatih agar tampak cantik, tampan ataupun menarik, sama sekali bukan. Hanya bagaimana kau bisa menerima dan berdamai dengan dirimu sendiri...
Bila kau tak mampu bersahabat dengan senyummu sendiri, bagaimana senyummu bisa menyejukkan orang lain?
Maka...
"Tersenyumlah" pada dirimu sendiri hingga dengan senyuman itu kau bisa berdamai dengan sakit dan sedihmu. Jika kita bisa berdamai dengan diri kita sendiri maka kita bisa berdamai dengan orang lain dan berbagi kebahagiaan dengan mereka.
Senyum yang tulus tak harus menunggu hati kita sembuh.. Tapi siapa tahu dengan tersenyum justru akan menyembuhkan luka di hati kita.  sdah  jangan mengeluh lagi yaa
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Thursday, October 29, 2015

Jadikan amal baik sebagai kekasihmu

Penyejuk Jiwa
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar..
sekedar berbagi dan menyapa
Met malam :)  semua semoga rahmat Allah selalu menyertai...
Setiap orang tentu ingin memiliki kekasih dan selalu ingin bersamanya sampai mati. Maka jadikanlah perbuatan baikmu sebagai kekasihmu,
hingga bila kelak engkau mati, ia akan mengiringimu, menjagamu, dan melindungimu dari gelapnya dialam kubur, dan menjauhkanmu dari siksa api neraka yang sangat pedih.
Karena orang tuamu dititipkan dirimu, untuk mendidikmu menjadi baik, sebaik yang di impikannya. Menjadi anak yang sholeh/sholeha, dan mampu menjadi penerang di alam kuburnya, dan menjadi penolong dari siksa api neraka.
Dan anak istrimu adalah perhiasan terindah di dunia ini, maka carilah wanita yang baik agamanya, bukan mencari yang cantik rupanya namun akhlak bagaikan sembilu menyayat hati.
Semoga kita semua dapat terus berusaha menjadikan kekasih dan pujaan hati hanyalah perbuatan baik, yang tak mengenal lelah, bosan, jenuh, dan jauh dari rahmat-Nya.
Insyaa Allah kita semua bagian dari ummat Rasulullah yang di cintai-Nya... Aamiin Ya Kariim.
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Saturday, October 24, 2015

"JANGAN SALING MENCINTAI"

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Pernah datang seseorang dengan pasangannya, sepasang kekasih. Sebut saja suami dan isteri.
Dan bertanya kepada seorang ustdz,
"Kenapa dalam hubungan cinta/rumah tangga terus-menerus terjadi masalah, pertengkaran, bahkan perselisihan?".
Bahkan diantara mereka ada yang berani bertanya,
"Apa jangan-jangan saya menikah dengan seseorang yang bukan jodoh saya?".
Lalu, sesungguhnya apa yang didefinisikan dari jodoh itu?
Kepada mereka ustdz mengatakan,
"Perselisihan sepasang kekasih, atau dalam hal ini suami isteri, ternyata itu terjadi karena mereka SALING MENCINTAI".
"Kok bisa?"
Aneh bukan? Saling mencintai justru memancing pertengkaran, bahkan perselisihan.
"Mengapa?"
Karena "saling mencintai" berarti "mencintai" bertemu dengan "mencintai".
Dua kutub yang sama ketika bertemu akan saling menolak, tidak akan pernah menyatu/lengket.
Maka...kepada mereka saya berpesan,
"Pulang dari sini, mulai diskusikan/musyawarahkan, siapa yang mengambil peran mencintai, dan siapa yang mengambil peran dicintai.
Bukan lagi saling mencintai, tetapi mencintai dan dicintai."
Kutub yang berbeda itulah yang kemudian akan secara magnetis menyatukan keduanya.
Yang mencintai, dia akan mengabdi, akan mengurus. Dan yang dicintai akan mengampuni, akan menjaga/merawat sebaik-baiknya.
Peristiwa ini sama dengan melamar dan dilamar. Yang melamar laki-laki, dan yang dilamar perempuan.
Sama pula dengan menikahi dan dinikahi, juga menafkahi dan dinafkahi.
Jadi ini tentang rumus saja, yakni rumus dalam berpasangan.
Semoga bermanfaat. :)
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Wednesday, October 21, 2015

PUASA DI BULAN MUHARRAM

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
"bagi yang mau puasa tasu'a (9 muharram) dan 'asyuro (10 muharram) maka besok pelaksanaannya, dan bila besok tidak puasa, maunya tanggal 10 muharram saja ('asyuro) maka tambahkan dengan puasa sehari lagi sesudah 'asyuro yaitu 11 muharram "
~ supaya tidak menyamakan yahudi yang hanya puasa di 10 muharram saja..
~ pahala puasa 'asyuro itu apa ? ia bisa menutup atau melebur dosa 1 tahun
~~~~~~
1. kamis 9 muharram (22 okt)
;; puasa tasua'
🌱2. jumat, 10 muharram (23 okt)
;; puasa 'asyura
🌱3.sabtu, 11 muharram (24 okt)
;; puasa sehari setelah 'asyura
🌱 4. senin 13 muharram (26 okt)
;; puasa sunnah hari senin dan puasa ayyam al-bidh (3 hari tengah bulan)
🌱5.selasa, 14 muharram (27 okt)
;; puasa ayyam al-bidh (3 hari tengah bulan)
🌱6.rabu, 15 muharram (28 okt)
;; puasa ayyam al-bidh (3 hari tengah bulan)
🌱7.kamis, 16 muharram (29 okt)
;;  puasa sunnah hari kamis
{hari diangkatnya amalan}
Barakallah
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,
Smoga bermanfaat