MUTIARA ISLAMI

TITIK MATA PENA LEBIH TAJAM DARI PADA MATA PEDANG

MUTIARA ISLAMI

DAKWAH BUKAN CUMA TUGAS USTADZ,TAPI WAJIB BAGI SEMUA MUSLIM

MUTIARA ISLAMI

Kesabaran itu bermahkota keimanan

MUTIARA ISLAMI

JADIKANLAH AMAL KEBAIKAN SEBAGAI KEKASIHMU

MUTIARA ISLAMI

Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Showing posts with label nasehat. Show all posts
Showing posts with label nasehat. Show all posts

Sunday, December 20, 2015

Renungan jelang maulid Nabi Muhammad

makalah gak ilmiyah
UNTUNG NABINYA BUKAN ANDA!!
Untuk ANDA Yang Punya hobi Membid'ahkan dan Menyesatkan.
Beruntung sekali kita dijadikan ummat Nabi Muhammad SAW. Nabi yang Rouuf, Nabi yang Rohiim. Nabi yang punya misi rahmatan lil 'alamin. Nabi yang punya prinsip " Buat Mudah jangan buat sulit!". "Gembirakan jangan kau takut-takuti". "Dekati! Jangan buat lari!". "Yassiru wa laa Tu'assiruu!", "Bassyiru wa laa tundziru!" ....
Tak bisa dibayangkan jika Nabinya adalah ANDA, golongan yang punya kebiasaan unik tapi sangat tidak menarik, yaitu membid'ah-bid'ahkan, menyesat-nyesatkan bahkan mengkafir-kafirkan saudaranya sendiri. Coba lihatlah bagaimana Rosululloh SAW memberikan contoh dalam menyikapi hal-hal baru yang tidak beliau ajarkan secara khusus.
Ya .... semua ini, hal-hal baru ini terjadi di zaman Rasululloh SAW. Antara lain:
Pertama;
Bilal bin Robah setiap kali hadats beliau langsung bersuci. Bilal juga selalu sholat dua roka'at setiap selesai wudlu dan sehabis adzan. Hal ini beliau lakukan berdasarkan pemikiran beliau sendiri, inisiatifnya sendiri. Tidak ada petunjuk khusus dari Rosululloh SAW.
Lalu bagaimanakah respon Rosululloh SAW ? apakah Rosululloh berkata : "Hai Bilal engkau telah membuat kreasi sendiri dalam ibadah. Engkau telah berbuat bid'ah! Engkau telah sesat! Nerakalah tempatmu!". Apakah Rosululloh SAW berkata seperti itu?.
Sama sekali TIDAK, sekali lagi .... TIDAK!!. Bahkan Rosululloh SAW memuji Bilal, "Engkau mendahuluiku ke surga wahai Bilal !!!" ..... (diriwayatkan oleh Atturmudzi di dalam sunan, al-Hakim dalam al-Mustadrok, al-Bayhaqi dalam Syu'abul iman).
Beruntung sekali Bilal, karena ...... Nabinya bukan ANDA!!!!! .....
Kedua;
Dalam sebuah kisah yang penuh dengan patriotisme, Khubaib bin Adi al-Anshori melakukan sholat dua rokaat sebelum dibunuh oleh orang-orang qurays, hingga akhirnya kematian syahid menjemputnya ditiang salib. Sholat yang dilakukan oleh Khubaib bin Adi ini kemudian menjadi tradisi yang dilakukan oleh para sahabat yang dengan tabah menerima kematian oleh kekejaman orang-orang kafir. (silahkan lihat al-mu'jamul kabir atthabrani, juga diriwayatkan al-Bukhori dan Ahmad)
Sholat dua roka'at yang dilakukan oleh Khubaib muncul dari inisiatifnya sendiri, karena beliau beranggapan sholat adalah ibadah yang paling utama dan mulia. Beliau ingin akhir hayatnya ditutup dengan sholat. Rasululloh SAW tidak pernah memberi petunjuk khusus mengenai hal itu, misalnya Rasululloh SAW memerintahkan "Sholatlah dua roka'at sebelum engkau di bunuh oleh orang-orang kafir!". Tidak! .... Nabi SAW tidak mengajarkannya. Lalu apakah Rasululloh SAW kemudian berkata seperti perkataan ANDA! Apakah Nabi SAW menyesatkan Khubaib sebagaimana ANDA menyesatkan saudara ANDA sendiri! Apakah setelah Nabi mengetahui apa yang dilakukan oleh Khubaib kemudian beliau berkata "Khubaib telah sesat, ia telah berbuat bid'ah!" ..... tidak! Sekali lagi Tidak! ....
Beruntung sekali Khubaib Bin Adi, karena ..... Nabinya bukan ANDA!!!
Ketiga;
Salah seorang sahabat anshor yang menjadi imam di masjid Quba', setiap kali selesai membaca surat al-fatihah beliau pasti membaca surat al-ikhlas, baru kemudian beliau membaca surat yang lain. Jadi surat apapun yang ia baca dalam sholat pasti didahului dengan membaca surat al-ikhlas. Hingga berita ini sampai kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bertanya kepada sahabat yang menjadi imam itu, "Apa yang mencegahmu memenuhi permintaan teman-temanmu?, apa yang mendorongmu membaca surat al-ikhlas itu setiap raka'at?". Sahabat itu menjawab, "Sungguh aku mencintai surat itu". Lalu Nabi SAW berkata, "Apa yang kau cintai akan membawamu ke surga". (lihat fathul Bari al-Hafidh ibnu Hajar dalam bab al-jam'u baina suratain fir rok'ati)
Maa Syaa Allah .... inilah Nabiku, inilah Nabi anda ... inilah Nabi kita.
Lihatlah!!! ..... Apakah Nabi langsung melotot seperti ANDA sambil teriak, "SESAT KAU!!", "BID'AH KAU!", "Engkau telah membuat hal-hal baru dalam agama, engkau melakukan sesautu yang tidak aku contohkan, yang tidak aku ajarkan!!!" . "NERAKA TEMPATMU!!".
TIDAK! Sekali lagi TIDAKK! ... Maknyesss Rasulullah SAW berkata "APA YANG ENGKAU CINTAI MEMBAWAMU KE SURGA". Clepp ... ademm
AH .... beruntung sekali sahabat itu, karena .... NABINYA BUKAN ANDA !!!
Keempat;
Qotadah bin Nu'man, sebagaimana diceritakan al-Hafidh ibn Hajar, setiap malam beliau menghabiskan malamnya dengan mengulang-ulang surat al-ikhlas di dalam sholat hingga masuk waktu subuh. Hal ini kemudian dilaporkan kepada Nabi. Dan bagaimanakah tangapan Nabi? Apakah Nabi akan merespon seperti ANDA? . Apakah Nabi mengatakan "jika itu baik pasti aku lebih dulu mengerjakannya". Apakah Nabi berkata, "Engkau melakukan ibadah tanpa contoh dariku! Ibadahmu sia-sia! Bid'ah Kau! Sesat kau! .... TIDAK !!! sekali lagi TIDAK !!!. Malah sebaliknya Rasulullah SAW dengan lembut dan motifasi yang tinggi beliau berkata " Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggamannya, surat al-Ikhlash itu sebanding dengan sepertiga al-Qur'an".
Ah .... beruntung sekali sahabat Qotadah bin Nu'man itu, karena .... NABINYA BUKAN ANDA!
Kelima;
Yang ini bahkan hingga sekarang kita lakukan dan dilakukan oleh seluruh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali ANDA yang hobi membid'ahkan.
Sebelum peristiwa ini terjadi, ketika para sahabat ketinggalan jama'ah, mereka akan bertanya sudah raka'at keberapakah Nabi ?, kemudian mereka akan takbir dan melakukan gerakan-gerakan yang tertinggal hingga ketika sudah sama gerakan dan raka'atnya baru mereka mengikuti gerakan imam. Sehingga jama'ah terlihat kurang teratur. Ada yang masih berdiri, ada yang masih ruku', ada yang sujud, dan lain sebagainya. Hingga suatu hari datanglah Mu'adz bin Jabal yang terlambat jama'ah. (diriwayatkan oleh imam Ahmad dan Abu Dawud)
Mu'adz bin jabal langsung mengikuti gerakan Nabi, dan setelah salam beliau menambah raka'at yang tertinggal. Hal ini ia lakukan semata-mata karena kecintaannya pada Rasulullah SAW. Beliau tidak mau ketinggalan lebih banyak lagi, beliau ingin gerakannya sama dengan gerakan imam dalam hal ini Rasulullah SAW.
Lalu bagaimanakah Rasulullah SAW menyikapi tindakan Mu'adz bin Jabal tersebut, yang sama sekali belum pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Bahkan berbeda dengan sahabat-sahabat yang lain. Apakah Nabi SAW mengatakan seperti perkataan ANDA, " Engkau melakukan ibadah menurut kreasimu sendiri! Ibadahmu sia-sia! Bid'ah Kau! Sesat kau! .... TIDAK !!! sekali lagi TIDAK !!! bahkan Rasulullah SAW kemudian berkata, " sesungguhnya Mu'adz telah membuat satu jalan (cara) baru untuk kalian, lakukanlah seperti yang dilakukan oleh Mu'adz!" . dan hingga sekarang kita melakukan apa yang dilakukan oleh Mu'adz bin Jabal. ALHAMDULILLAH
Beruntung sekali Mu'adz Bin Jabal karena disetiap gerakan yang dilakukan oleh makmum masbuq mulai saat itu hingga hari qiyamat, Mu'adz bin Jabal mendapat bagian pahalanya, karena ia lah yang memulai cara yang baik itu. Dan beruntung sekali, karena ........... Nabinya bukan ANDA!!!
Sebenarnya masih ada ke enam, ke tujuh, ke delapan ... dan seterusnya. Anda bisa mencarinya sendiri, bukankah anda adalah kelompok yang paling ngerti hadits Nabi Kami
Saudaraku ... anda yang ngaku paling ngerti sunnah ! bukankah sikap Nabi SAW di atas juga sunnah? Bukankah perkataan Nabi SAW pada Bilal bin Rabah, Ucapan Nabi SAW pada sahabat Anshar, perkataan Nabi SAW pada Qotadah, perkataan Nabi SAW pada Mu'adz, bukankah ucapan-ucapan seperti itu juga sunnah. Bukankah banyak sunnah-sunnah yang membuat sejuk, membuat tentram, membuat damai, memberi motifasi? .... tapi entahlah mengapa anda hanya berkutat pada sunnah sekitar celana dan janggut saja. Anda terlalu serius pada hadits kullu bid'atin dlolalatun hingga lupa ada hadits man sanna sunnatan hasanatan . eh ... maaf saya sudah suul adab, menjelaskan sunnah pada antum. Bukankah antum yang lebih faham sunnah.
Tapi ... ya sudahlah ! teruskan saja membid'ah-bid'ahkan, menyesatkan-nyesatkan, mengkafir-kafirkan. Kami akan tetap bahagia dan terima kasih untuk anda, karena anda kami bisa lebih bersyukur .... KARENA ALHAMDULILLAH, ...... NABI KAMI BUKAN ANTUM!
SEMOGA MANFAAT...
TETAP TERSENYUMLAH...

Monday, November 30, 2015

COBAAN

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar....
Terkadang kita merasa tidak kuat menghadapi Cobaan yang begitu Dahsyat..Setiap kali kamu merasa Sangat Kehilangan..
Setiap kali Kamu merasa begitu Sendirian..Semua yang kau lihat hanyalah Kegelapan dan rasa Kehilangan yang begitu Menyakitkan..Jangan pernah Putus asa dan merasa sendiri dalam Mengarungi Gelombang kehidupan ini..
Bila kamu merasa Tidak bisa Bangkit kembali dan kamu Tidak mampu melihat Jalan Terbaik saat ini..Yakinlah bahwa ALLAH selalu ada dimana kamu Berdiri..
Bila ALLAH Berkehendak maka kamu akan menemukan Jalanmu..bila ALLAH Berkehendak maka segalanya akan mudah untukmu..
Bila ALLAH Berkehendakmaka,tiada rasa Gelisah didadamu..bila ALLAH Berkehendak maka segalanya sesuai harapanmu..
Tatkala kamu melakukan satu Kesalahan,janganlah kamu pernah Kehilangan Harapan..Taubatlah kepada-NYA..ALLAH yang Maha Bijaksana..
Angkatlah Tanganmu,Memohon ampunan dari-NYA..jangan putus asa dan Kehilangan kepercayaanmu..sebab ALLAH Subhanahu Wa Ta'alla itu Selalu ada di sampingmu..Insya ALLAH... kamu akan menemukan Jalanmu..
Kembalilah kepada Sang maha Pencipta..ALLAH yang tidak pernah Jauh dari kita..percayalah pada-NYA dan jangan pernah ragu..Berdo'alah,..
Ya ALLAH..Bimbinglah langkah kami..jangan biarkan kami tersesat dan berpaling dari-MU..Karena hanya KAU Satu-satunya yang menunjukkan Jalan hidup kami......Aamiin ya Robbal'alamin.
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Monday, November 16, 2015

Pintu janah paling tengah

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar..
1. Sholat tepat waktu
2. Berbakti kepada orang tua.
3. Jihad di jalan Allah
Di akhirat nanti ada pintu surga yang paling tengah yang bisa kita masuki kalau kita mau. Bagaimana caranya? Caranya ada di point nomer 2, yaitu berbakti kepada orang tua.
Sudahkah kita berbakti kepada orang tua? Pasti banyak sekali yang menjawab "belum".
.
Ya, walaupun sulit membalas semua kebaikan orang tua, tapi kita harus berusaha untuk terus berbakti kepada mereka.
.
Caranya? In syaa Allah banyak cara berbakti kepada orang tua, jangan sampai kita "hanya" disuruh orang tua kita, kita berkata "ah, entar dulu mah". Itu sudah dosa.
.
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.
Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (Al-Isra:23)
.
Masya Allah, setalah Allah menyuruh kita untuk menyembah-Nya, kita disuruh berbakti kepada orang tua. Ini bukti betapa besarnya pahala berbakti kepada orang tua, hingga kita bisa memasuki pintu surga yang ada di tengah.
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

semoga bermanfaat.

Thursday, October 29, 2015

Jadikan amal baik sebagai kekasihmu

Penyejuk Jiwa
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar..
sekedar berbagi dan menyapa
Met malam :)  semua semoga rahmat Allah selalu menyertai...
Setiap orang tentu ingin memiliki kekasih dan selalu ingin bersamanya sampai mati. Maka jadikanlah perbuatan baikmu sebagai kekasihmu,
hingga bila kelak engkau mati, ia akan mengiringimu, menjagamu, dan melindungimu dari gelapnya dialam kubur, dan menjauhkanmu dari siksa api neraka yang sangat pedih.
Karena orang tuamu dititipkan dirimu, untuk mendidikmu menjadi baik, sebaik yang di impikannya. Menjadi anak yang sholeh/sholeha, dan mampu menjadi penerang di alam kuburnya, dan menjadi penolong dari siksa api neraka.
Dan anak istrimu adalah perhiasan terindah di dunia ini, maka carilah wanita yang baik agamanya, bukan mencari yang cantik rupanya namun akhlak bagaikan sembilu menyayat hati.
Semoga kita semua dapat terus berusaha menjadikan kekasih dan pujaan hati hanyalah perbuatan baik, yang tak mengenal lelah, bosan, jenuh, dan jauh dari rahmat-Nya.
Insyaa Allah kita semua bagian dari ummat Rasulullah yang di cintai-Nya... Aamiin Ya Kariim.
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Saturday, October 24, 2015

"JANGAN SALING MENCINTAI"

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Pernah datang seseorang dengan pasangannya, sepasang kekasih. Sebut saja suami dan isteri.
Dan bertanya kepada seorang ustdz,
"Kenapa dalam hubungan cinta/rumah tangga terus-menerus terjadi masalah, pertengkaran, bahkan perselisihan?".
Bahkan diantara mereka ada yang berani bertanya,
"Apa jangan-jangan saya menikah dengan seseorang yang bukan jodoh saya?".
Lalu, sesungguhnya apa yang didefinisikan dari jodoh itu?
Kepada mereka ustdz mengatakan,
"Perselisihan sepasang kekasih, atau dalam hal ini suami isteri, ternyata itu terjadi karena mereka SALING MENCINTAI".
"Kok bisa?"
Aneh bukan? Saling mencintai justru memancing pertengkaran, bahkan perselisihan.
"Mengapa?"
Karena "saling mencintai" berarti "mencintai" bertemu dengan "mencintai".
Dua kutub yang sama ketika bertemu akan saling menolak, tidak akan pernah menyatu/lengket.
Maka...kepada mereka saya berpesan,
"Pulang dari sini, mulai diskusikan/musyawarahkan, siapa yang mengambil peran mencintai, dan siapa yang mengambil peran dicintai.
Bukan lagi saling mencintai, tetapi mencintai dan dicintai."
Kutub yang berbeda itulah yang kemudian akan secara magnetis menyatukan keduanya.
Yang mencintai, dia akan mengabdi, akan mengurus. Dan yang dicintai akan mengampuni, akan menjaga/merawat sebaik-baiknya.
Peristiwa ini sama dengan melamar dan dilamar. Yang melamar laki-laki, dan yang dilamar perempuan.
Sama pula dengan menikahi dan dinikahi, juga menafkahi dan dinafkahi.
Jadi ini tentang rumus saja, yakni rumus dalam berpasangan.
Semoga bermanfaat. :)
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Wednesday, October 21, 2015

SETELAH NAFAS TERAKHIR

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Setelah nafas terakhir putus, mau dikemanakan jasad kita ini?
Mau diberikan kepada siapa?
Adakah yg mau terima, mau beli atau memperebutkannya?
Padahal...
Semasa hidup,
Kitalah tuan dan orang yg paling berkuasa di rumah mewah kita.
Saat meninggal,
Tak ada yg setuju kita disimpan, walaupun hanya di garasi di belakang rumah kita.
Semasa hidup,
Tiap malam kita duduk bersantai di ruang tamu, sambil minum kopi, baca koran atau menyaksikan TV.
Saat meninggal,
Tak ada yang bisa terima, walaupun hanya ditaruh diam di pojok paling ujung, tanpa kopi, koran atau acara TV di ruang keluarga.
Semasa hidup,
Kita duduk gagah di kursi direktur utama di kantor kita.
Saat meninggal,
Tak ada yg setuju kita didudukkan di kursi manapun di kantor kita.
Semasa hidup,
Kita bisa istirahat nyenyak sesuka kita di atas ranjang kamar pribadi bersama anak dan istri.
Saat meninggal,
Seisi rumah keberatan jika kita dibaringkan, walaupun hanya di atas lantai kamar ini, sekalipun semua yg ada di kamar kita semua yg membelinya.
Semasa hidup,
Setiap bepergian kita duduk dengan bangga di kursi belakang mobil mewah.
Saat meninggal,
Tak ada yang mengijinkan kita duduk, sekalipun hanya ditaruh di bagasi di belakang mobil.
Walaupun kita punya banyak rumah, villa, condominium, apartemen, namun kini tak ada satupun tempat yang dapat menerima kita.
Seminggu kemudian, badan ini akan membusuk
Satu - satunya tempat yg mau menerima kita adalah tanah di bumi ini.
Masih beranikah kita berkata dengan sombong, "ini milikku, ini wewenangku, ini kekuasaanku, ini punyaku" dll?..."
Renungkanlah...!!
Orang kaya, orang miskin mengakhiri hidupnya sama...
Tapi yg berbeda adalah, apakah mereka mendapatkan tempat di surga...?
Jangan memuji diri, karena engkau tidak tahu apa yg akan terjadi esok hari..
Sangat baik untuk direnungkan, agar kita menghapuskan kesombongan diri..

Tuesday, October 13, 2015

RENUNGAN JELANG AKHIR TAHUN 1436-H [4].

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar..
Kehidupan dunia saat ini memang terasa aneh, disekeliling kita semakin banyak orang yang berperilaku mengerikan,
seakan mereka hidup di-dunia ini untuk selama-lamanya hingga melupakan kehidupan selanjutnya, padahal kehidupan ini bersifat fana dan masing-masing kita mempunyai batas waktu di-dunia.

"Kamu tidak tinggal di-bumi melainkan sebentar saja". [Al-Mu'minuun 114].

"Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka bila telah datang waktunya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya". [Al-A'raaf 34].

Al-Quran menegaskan bahwa orang-orang yang sibuk dengan kehidupan dunia serta tidak meyakini akan adanya kehidupan akhirat pastilah kelak akan termasuk golongan yang merugi.

“Sesungguhnya orang-orang yang tidak ber-iman kepada kehidupan akhirat, Kami jadikan mereka memandang indah perbuatan mereka, maka mereka bergelimang dalam kesesatan.
Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang buruk di-dunia, dan mereka di-akhirat adalah orang-orang yang paling merugi”. [An-Naml 4-5].

Bila saja kita tidak sadar diri niscaya kita akan terhanyut dalam arus yang makin menjauhkan hidup ini dari subtansinya, dan akan semakin tersibukkanlah kita dengan kegemerlapan duniawi yg tidak ada putusnya bagaikan candu yg tidak dapat dihentikan.
Banyak orang yang terlalaikan bahwa tujuan hidupnya ini adalah untuk mengumpulkan bekal guna kehidupan selanjutnya.
 ‎
"Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia, kami akan mengerjakan amal shaleh". [As-Sajdah 12].
 ‎
"Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan amal shaleh untuk hidupku ini”. [Al-Fajr 24].
 ‎
‎Semoga kita termasuk insan yang selalu ingat akan kehidupan akhirat sebagai kehidupan yg sebenarnya, yg tidak terperdaya oleh fatamorgana keduniawian, Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin. 
"Selamat Tahun Baru Islam 1437 H "

Monday, October 12, 2015

Bulan Muharram termasuk bulan yang istimewa.

Bulan Muharram termasuk bulan yang istimewa. Banyak dalil yang menunjukkan bahwa Allah dan rasul-Nya memuliakan bulan Muharram, di antaranya adalah:
1. Termasuk Empat Bulan Haram (suci)
Allah berfirman,
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)
Keterangan:
a. Yang dimaksud empat bulan haram adalah bulan Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, Muharram (tiga bulan ini berurutan), dan Rajab.
b. Disebut bulan haram, karena bulan ini dimuliakan masyarakat Arab, sejak zaman jahiliyah sampai zaman Islam. Pada bulan-bulan haram tidak boleh ada peperangan.
c. Az-Zuhri mengatakan,
كان المسلمون يعظمون الأشهر الحرم
“Dulu para sahabat menghormati syahrul hurum” (HR. Abdurrazaq dalam Al-Mushannaf, no.17301).
2.  Dari Abu Bakrah radhiallahu‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzul Qo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
3.  Dinamakan Syahrullah (Bulan Allah)
Dari Abu Hurairah radhiallahu‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم
“Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)
Keterangan:
a. Imam An Nawawi mengatakan, “Hadis ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang paling mulia untuk melaksanakan puasa sunnah.” (Syarah Shahih Muslim, 8:55)
b. As-Suyuthi mengatakan, Dinamakan syahrullah –sementara bulan yang lain tidak mendapat gelar ini– karena nama bulan ini “Al-Muharram” nama nama islami. Berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Nama-nama bulan lainnya sudah ada di zaman jahiliyah. Sementara dulu, orang jahiliyah menyebut bulan Muharram ini dengan nama Shafar Awwal. Kemudian ketika Islam datanng, Allah ganti nama bulan ini dengan Al-Muharram, sehingga nama bulan ini Allah sandarkan kepada dirinya (Syahrullah). (Syarh Suyuthi ‘Ala shahih Muslim, 3:252)
c. Bulan ini juga sering dinamakan: Syahrullah Al Asham [arab: شهر الله الأصم ] (Bulan Allah yang Sunyi). Dinamakan demikian, karena sangat terhormatnya bulan ini (Lathaif al-Ma’arif, Hal. 34). karena itu, tidak boleh ada sedikitpun friksi dan konflik di bulan ini.
4.  Ada satu hari yang sangat dimuliakan oleh para umat beragama. Hari itu adalah hari Asyura’. Orang Yahudi memuliakan hari ini, karena hari Asyura’ adalah hari kemenangan Musa bersama Bani Israil dari penjajahan Fir’aun dan bala tentaranya. Dari Ibnu Abbas radhiallahu‘anhuma, beliau menceritakan,
لَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ وَجَدَهُمْ يَصُومُونَ يَوْمًا ، يَعْنِى عَاشُورَاءَ ، فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ عَظِيمٌ ، وَهْوَ يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى ، وَأَغْرَقَ آلَ فِرْعَوْنَ ، فَصَامَ مُوسَى شُكْرًا لِلَّهِ . فَقَالَ « أَنَا أَوْلَى بِمُوسَى مِنْهُمْ » . فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura’. Beliau bertanya, “Hari apa ini?” Mereka menjawab, “Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa-pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah. Akhirnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa dari pada kalian.” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. (HR. Al Bukhari)
5.  Para ulama menyatakan bahwa bulan Muharram adalah adalah bulan yang paling mulia setelah Ramadhan
Hasan Al-Bashri mengatakan,
إن الله افتتح السنة بشهر حرام وختمها بشهر حرام فليس شهر في السنة بعد شهر رمضان أعظم عند الله من المحرم وكان يسمى شهر الله الأصم من شدة تحريمه
Allah membuka awal tahun dengan bulan haram (Muharram) dan menjadikan akhir tahun dengan bulan haram (Dzulhijjah). Tidak ada bulan dalam setahun, setelah bulan Ramadhan, yang lebih mulia di sisi Allah dari pada bulan Muharram. Dulu bulan ini dinamakan Syahrullah Al-Asham (bulan Allah yang sunyi), karena sangat mulianya bulan ini. (Lathaiful Ma’arif, Hal. 34)
Allahu a’lam



Monday, October 5, 2015

Kalau kita mau, kita bisa. Tapi buat apa?

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Kalau Rasulullah mau, dengan gelar Al-Amin Rasulullah bisa saja bangga diri. Tapi buat apa?
Kita baru di kasih sedikit rezeki dari Allah, lalu dengan gampangnya menyombongkan diri kpd orang lain.
Apa yang ingin kita sombongkan? Apakah kita ingin berada di atas segala-galanya?
Terlihat mewah, padahal kemewahannya itu kita mati-matian mencarinya, sampai-sampai kita berhutang karena ingin dilihat orang.
Padahal dalam diri kita merasa kesusahan, tapi kita tetap ingin merasa punya segalanya.
Nabi kita Muhammad SAW saja sebelum diangkat menjadi Rasul, Nabi sangat sukses dengan dagangannya. Tapi Rasulullah memilih hidup sederhana.
Maka dari itu janganlah kita menyombongkan diri. Kalaupun kita mau menyombongkan diri, kita pasti bisa. Tapi buat apa?
Semoga bermanfaat. Mohon maaf kalau ada kata yang menyakitkan. Sesungguhnya ini adalah catatan buat diri sendiri.

   Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,
Selamat menikmati hari libur penuh berkah.
Semoga bermanfaat

KISAH YANG MENGGETARKAN JIWA.

Rasulullah mengumpulkan para sahabatnya. mereka berkumpul mengelilingi beliau. Rasul berkata : " Wahai para sahabat, hari ini, aku tawarkan kepada kalian. Barang siapa diantara kalian pernah aku sakiti. Maka sekaranglah saatnya kalian Mengqishash (membalas) diriku "
Para sahabat, hening tak ada satupun yang mampu bersuara ....
tiba-tiba mencullah Ukasyah "Saya ya Rasul... saya akan mengqishash Anda ya Rasulullah...."Umar lagsung mencabut pedangnya sambil berkata " Apa yang akan kamu lakukan wahai Ukasyah... pedang Umar yang menebas kepalamu kalau engkau berani menyakiti rasulullah" Baginda yang agung tersenyum"
Biarkan Ukasyah ya Umar....."
Abu Bakar pun maju... sambil berkata " Wahai Ukasyah Abu Bakar dan keluarganya yang akan menebusnya ya ukasyah" Rasul pun melarang Abu Bakar membelanya.
kemudian Ukasyah berkata : " Pada saat aku mengiringi engkau berperang cambukmu pernah mengenai punggungku ya Rasul... untuk itu kali ini aku ingin mencambukmu ya rasul..."
Para sahabat terdiam menahan amarah....
akan tetapi rasul dengan tersenyum mempersilahkan Ukasyah mengambil cambuknya. Tidak cukup sampai disitu... Ukasyah berkata :" Ya rasul pada waktu cambukmu mengenai punggungku. pada saat itu langsung mengenai kulit punggungku karena tidak tertutup kain punggungku pada waktu itu. Untuk itu aku ingin punggungmu dibuka juga ya Rasulallah
Para sahabat makin geram dengan permintaan Ukasyah.
Rasul dengan tetap tersenyum sambil membuka kain yang dikenakannya. Pada saat punggung baginda tercinta terbuka. maka seketika itu juga Ukasyah menubruk punggung rasululllah, kemudian memeluk dan mencium punggung yang kemilau itu.
Sambil menangis sesenggukan Ukasyah berkata " Wahai Rasul Allah... maafkan aku... aku hanya ingin memelukmu dan mencium tubuhmu untuk yang terakhir kali... dan aku ingin tetap bersama-sama engkau Ya Rasul sampai di akhirat kelak.
dan Rasul pun berkata ; " Doamu Insyaa Allah dikabulkan Allah wahai Ukasyah.
Semoga kita termasuk dari golongan mereka, Aamiin


Saturday, October 3, 2015

~Motivasi Disertai Ilmu~

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
“Sesungguhnya dalam usahamu menyebarkan ilmu, sama dengan menyebarkan agama Allah, maka engkau termasuk mujahid di jalan Allah, karena engkau membuka hati dengan ilmu, sebagaimana mujahid menaklukkan negeri dengan senjata dan iman.” [ Syarhu Du’ai Qunutil Witr , hal. 12]
Masya Allaah..Ayo bangkit dan semangatlah wahai sahabat dalam mencari ilmu yg shahih, Androidmu, BBmu, dan alat komunikasi canggih yg ada ditanganmu gunakanlah untuk menyebarkan ilmu yg bermanfaat,
nasehat yg shahih dalam kebaikan, dengan cara hikmah dan hujjah, dan periksa kembali sumber yang akan engkau sebarkan. semoga menjadi amal kebaikan di sisi Allaah Jalla Wa .'Ala.
“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang- orang yang beriman.” (Adz-Dzariyat: 55)
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. al-‘Ashr: 1-3)
“Maka berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat...(QS. al-A’la: 9)"
Finally, mudah-mudahan kita termasuk orang yang ikhlas menyebarkan kebaikan dan dan ilmu dien yg shahih, semoga Allaah memudahkan kita aamiin.

   Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,
Selamat menikmati hari libur penuh berkah.
Semoga bermanfaat

Friday, October 2, 2015

Masa Lalu dan Hijrahku

Aku tidak pernah memandang hina jeans ketat yang kalian pakai, karna akupun pernah memakainya dahulu.
Aku tak pernah memandang hina baju ketat dan jilbab pendek yang kalian pakai, karna akupun juga pernah memakainya dahulu hingga terlihat lekuk tubuhku.
Aku juga tak memandang hina ketika kalian masih pacaran, karna aku sadar dulu akupun pernah berada di masa itu.
Tapi...
Kalian juga jangan memandang hina dengan apa yang ku pakai...
Jangan pula menghina dengan kesendirianku.
Karena ini hidupku...
Ini pilihanku...
Dan mungkin saja suatu hari nanti kalian juga akan seperti ini... . .
kita tidak tau apa yang akan terjadi karna Allah selalu membolak-balikkan hati.
Jadi pahamilah perubahanku...
Mengertilah dengan keadaanku...
Karna aku sudah tak seperti dulu...
Aku hanya ingin berubah...
Aku hanya ingin hijrah.
Dan aku ingin menggapai impianku yaitu jannah...
Karna keinginanku bertemu Allah dan Rasulullah.
Sahabat, mari bantu sebarkan pesan positif ini dengan like, comment dan tag kawan. Semoga kita semua dikaruniai jodoh yang baik untuk dunia akhirat kita

MENJEMPUT RIZKI DENGAN SHALAT DHUHA

PETUAH SILAMI“Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkan (bagi siapa yang Dia kehendaki)…”. 
(QS.Ar-Ra’d : 26)
Rezeki merupakan salah satu rahasia Allah. Ia tidak dikalkulasi dengan nalar manusia.
Seringkali ia bergerak diluar jangkauan nalar. Itulah yang disebut dengan rezeki tidak disangka-sangka. Al-Quran mengatakan, “Wayarzuqhu min haitsu la yahtasib”.
(QS. Ath-Thalaq : 3).
Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya. Setiap manusia yang terlahir ke dunia sudah dilengkapi dengan rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, selayaknyalah kita tidak perlu cemas mengenai rezeki. Persoalan rezeki telah diatur oleh Allah SWT.
Hal penting yang perlu dilakukan adalah sempurnakan ikhtiar, perkuat dengan do’a, dan tawakkal secara total kepada Allah. Biarlah Allah yang Maha Mengatur Rezeki yang menentukan. Insya Allah, jika ikhtiar do’a serta tawakkal kita total, kita akan diberikan kelapangan rezeki oleh Allah. Allah akan mengaruniakan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Bangun Pagi
Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah SAW melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau SAW mengatakan kepadanya, "Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari. (HR. Al-Baihaqi)
Aisyah juga meceritakan sebuah hadits yang hampir sama maknanya, yang mana Rasulullah SAW bersabda, "Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan.
(HR.At-Tabarani)
Bersyukur
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim:7)
Ayoo semptakan shalat sob, semoga aktivitas kita hari ini diberikan keberkahan dan kelancaran. Aamiin

APAKAH SUDAH DHUHA, PAGI INI..???


Setiap muslim tidak akan membantah bahwa satu-satunya pemberi rezeki adalah Allah Swt. Namun demikian, seiring pergulatan mendulang uang, kadang kita melupakan hal tersebut. Posisi Allah sebagai pemberi rezeki seperti tergantikan oleh pimpinan perusahaan, klien, serta tender.
Bagaimana tidak? Ketika kita bekerja keras sehingga keuntungan perusahaan melonjak tajam, maka pimpinan perusahaan akan melihat kinerja kita dan menghargainya dengan memberikan sejumlah bonus. Namun ketika kita bekerja apa adanya dan cenderung bermalas-malasan, pimpinan perusahaan kerap memberikan teguran. Ketika teguran tidak membuat kita jera, maka pimpinan akan mengeluarkan kebijakan yang salah satunya bisa berupa pengurangan salary yang seharusnya kita terima di akhir bulan.
Sedikit demi sedikit, kita pun mulai beranggapan bahwa banyak sedikitnya uang yang diterima tergantung dari kinerja yang kita lakukan, kemurahan hati pimpinan perusahaan, loyalitas klien, serta jumlah tender yang kita menangkan. Kalau sudah begini, posisi Allah Swt. sebagai pemberi rezeki pun telah tergantikan. Hati-hati! Ini adalah sirik yang meski tidak seberat dosa menyekutukan-Nya tapi hal tersebut tetap saja akan menggerogoti kebulatan akidah kita. Lebih jauh, kita pun akan diperbudak oleh harta yang seharusnya hanya menjadi alat untuk menggapai ridha-Nya.
Kalau sudah begini, berhentilah sejenak dari dari aktivitas kerja Anda, ambil air wudhu, dan datangi musholah terdekat. Tenggelamkan diri dan pikiran Anda dalam kekhusukan shalat Dhuha yang kemudian disusul dengan zikir dan doa sesuai keinginan Anda. Tentu saja, yang penting yang harus Anda minta saat ini adalah agar diberi kekuatan untuk memahami bahwa pekerjaan, usaha, serta uang adalah sekadar perhiasan dunia yang tidak akan kita bawa mati. Mohonlah kepada Allah untuk senantiasa membimbing kita agar tidak terjerumus pada mendewakan usaha dan pekerjaan kita.
Bagi Anda yang saat ini tengah berusaha mencari pekerjaan atau sedang merintis sebuah usaha yang sepertinya amat sulit diwujudkan di era krisis seperti sekarang ini, tidak ada salahnya pula Anda berhenti sejenak. Kalau Anda sudah merasa bahwa usaha yang Anda lakukan untuk mencari penghasilan telah secara maksimal dilakukan tapi hasilnya jauh dari harapan, mungkin Anda lupa bahwa semua itu harus dibarengi dengan doa. Pergilah ke masjid terdekat dan tunaikan shalat, zikir, dan doa Dhuha. Insya Allah, Dia Yang Maha Mendengar akan mengabulkan permintaan Anda.
Sudahkah Anda Sholat Dhuha Pagi ini?
.
Semoga kita selalu mendapatkan ilmu, hidayah dan perlindungan Allah Subhana wata’ala dimanapun kita berada... Aamiin ya Rabbal’alaamiin....
.

Thursday, October 1, 2015

Alhamdulillah Jumat Pertama Awal bulan Oktober

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar..
"Tak seorangpun dapat kembali ke masa lalu dan memulai segalanya dari awal. 
�~tapi semua orang bisa memulai segalanya hari ini untuk sebuah akhir yang indah.
Sahabatq

Jangan ragu untuk Hijrah. "Karena Hijrah menutupi dosa sebelumnya", begitulah sabda sang Rasul. Dia juga pernah bersabda:
"Orang yang bertaubat dari dosa bagai orang yang tidak punya dosa"
�~Jadi tunggu apa lagi...
Bergegaslah..
Kejarlah kafilah at-tawwabin (orang-orang yang kembali pada Allah)...
~Kejarlah! sebelum mereka benar-benar berlalu...
Ingat yaa sahabatq
Tentang jum'atan "
~ sunahnya pake pakaian warna putih, beda dengan lebaran, kalau lebaran sunahnya pake pakaian yang baru walaupun bukan warna putih
~ sunahnya mandi dulu dengan niat : nawaitul gusla liljum'ati sunnatan lillahi ta'ala ( sengajaku mandi untuk jum'atan sunah karena Allah )
~ sunahnya menuju masjid dengan mengambil jalan yang agak jauh, adapun pulangnya mengambil jalan yang paling dekat ( rahasianya agar banyak langkah yang dicatat ibadah )
~ sunahnya memakai minyak wangi, tau sendiri dalam cuaca panas berdesakan kalau engga pake minyak terus mana bau badan dan bau ketek pula, itu kena hukum makruh bahkan bisabisa orang yang disebelah akan berkata dalam hati : ini orang apa kebo siii:D

   Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,
Semoga bermanfaat

“SETELAH DIMILIKI, TAK LAGI INDAH” ...

Bismillah .. Yang tinggal di gunung merindukan pantai ..
Yang tinggal di pantai merindukan gunung ...
Di musim kemarau merindukan musim hujan ..
Di musim hujan merindukan musim kemarau ...
Yang berambut hitam mengagumi yang pirang ..
Yang berambut pirang mengagumi yang hitam ...
Diam di rumah merindukan bepergian ..
Setelah bepergian merindukan rumah ..
Ketika masih jadi karyawan ingin jadi Entrepreneur
supaya punya time freedom…
Begitu jadi Entrepreneur ingin jadi karyawan, biar gak pusing…
Waktu tenang mencari keramaian ..
Waktu ramai mencari ketenangan ...
Saat masih bujangan, pengin punya suami ganteng/istri cantik ..
Begitu sudah dapat suami ganteng/istri cantik, pengin yang biasa2 saja, bikin cemburu aja/ takut selingkuh ...
Punya anak satu mendambakan banyak anak ..
Punya banyak anak mendambakan satu anak saja ...
Kita tidak pernah bahagia sebab segala sesuatu tampak indah
hanya sebelum dimiliki ..
Namun setelah dimiliki tak indah lagi ..
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, namun mengabaikan apa yang sudah dimiliki ?
“Jadilah pribadi yang selalu bersyukur. ..
Bersyukurlah senantiasa dengan berkah Yαng sudah kita miliki”.
“Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini? Jangankan bumi, menutupi telapak tangan saja sulit ...
Namun bila daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi!”
Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun maka kita akan melihat keburukan di mana-mana ...
Bumi ini pun akan tampak buruk ...
Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil ..
Jangan menutupi hati kita, walaupun hanya dengan sebuah pikiran buruk/negatif!.. Bila hati kita tertutup, tertutuplah semua ..
Syukuri apa yg ada, karena hidup adalah anugerah bagi jiwa jiwa yg ikhlas ...

Sunday, September 27, 2015

Berharaplah Pada Allah.

Assalamu'alaikum Wr Wb
Ditengah kehidupan yg dihempas badai membuat hidup kita menjadi terpuruk, seringkali kita tak berdaya. Kita tidak mampu melawan setiap bencana, menaklukkan derita dan mencegah malapetaka dengan kekuatan kita sendiri sebab manusia pada dasarnya makhluk yg memiliki keterbatasan.
Sehebat apapun diri kita tetap saja tidak akan berdaya ditengah kondisi keterpurukan hidup, jatuh tersungkur. Kita hanya akan mampu menghadapi semua masalah kehidupan dngn menyerahkan kepadaNya.
Jika tidak, mana lagi jalan yg hendak kita tempuh dlm menghadapi ujian, cobaan & musibah?'Dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang yang beriman.' (QS. al-Ma'idah : 23).
Bertawakallah kepada Allah yang Maha Kuat yang kekuatannya begitu amat besar melampaui dari yang kita bayangkan, betapa Maha Kuat dan Maha BesarNya Allah.
Jadikanlah kalimat hamdalah 'alhamdulillah' sebagai kalimat yg senantiasa diucapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Jadikanlah dzikir yg setiap hari selalu diucapkan dlm keadaan sedih dan bahagia. Mensyukuri setiap anugerah didalam hidup apapun yg terjadi, baik senang dan susah semua itu adalah karunia Allah.
Jadikanlah hamdalah 'alhamdulillah' sebagai kalimat yg selalu menyelimuti langkah anda, jika harta anda sedikit, hutang banyak, sumber penghidupan kering, kena PHK, ekonomi lagi seret, mengadu dan berharaplah kepada Allah dengan penuh pengharapan seraya mensyukuri terhadap karunia yg telah dianugerahkan Allah yg ada pada diri kita saat ini, maka Allah akan memberikan kemudahan dlm menghadapi kesulitan hidup ini.
"Sesungguhnya jka kamu bersyukur, pasti Aku tambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmatKu mka sesungguhnya siksaKu sangatlah pedih.

"Inna tawakaltu ‘alal hayyil ladzi la yamutu, la hawla wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhim.”Sesungguhnya aku berserah dri kpd yg mha hidup dan takkan prnah mati,tiada daya dan kekuatan kecuali dgn allah yg maha tinggi dan agung
Smoga bermanfaat

Monday, September 21, 2015

Doaku 5 miliyar dikabulkan.

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar

sekedar berbagi dan menyapa
Met pagi n met berlibur  
semua sehabat ,tmn , n kaka" tersayang semoga rahmat Allah selalu menyertai...

Kisah dari sahabat Geka, semoga menjadi inspirasi untuk kita.
.
3 minggu yang lalu, dia berdoa seperti ini "Ya Allah, berilah aku 5 miliyar bulan ini", 3 hari berturut-turut di waktu mustajab doa diantara adzan dan iqomah.
.
Orang tuanya kini sekarang berada di tanah suci untuk melakukan ibadah Haji, tiada henti dia berdoa untuk keselamatan orang tuanya di sana.
.
Sempat terkabar kemarin ada kejadian di Masjidil Haram, dia langsung menghubungi penyelenggara haji untuk menanyakan kabar orang tuanya, alhamdulillah orang tuanya tidak apa-apa di sana.
.
Hari ini dia membaca berita tentang Raja Arab Saudi memberikan santunan kepada korban hingga 3,8 miliyar dan pergi haji untuk keluarga korban.
.
Dia pun terkejut dan teringat doa yang dia minta kepada Allah 3 minggu yang lalu. masya Allah, Allah telah mengabulkan doaku.
.
Doa yang berharga 5 miliyar telah Allah kabulkan dengan cara menyelamatkan kedua orang tuanya dari kecelakaan di Masjidil Haram.
.
Dan tidak lupa, doa-doa di setiap harinya agar Allah selalu melindungi orang tuanya juga di kabulkan.
.
Masya Allah, Allah akan mengabulkan doa kepada orang yang ingin berdoa kepada-Nya
.
Nikmat tidak harus berupa mendapatkan uang banyak. tetapi kesehatan, keselamatan, dan iman yang masih ada dalam diri kita merupakan nikmat yang paling besar
.
Untuk itu teruslah berdoa kepada-Nya, dan yakin doa kita akan di kabulkan. Karena Allah sesuai dengan perasangka Hamba-Nya.
.
Semoga bermanfaat
  Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.

Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Sunday, September 20, 2015

Lebih cinta ayahmu atau suamimu?

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar

Kalau kamu ditanya "Lebih cinta ayahmu atau suamimu?" Apa jawaban kamu?

Ya lebih cinta ayah lah. Karena ayah yang mendidik kita dan yang membesarkan kita sampai sekarang.

Ya lebih cinta suami lah. Karena suami yang akan menemani sisa umur kita. Suami yang memberi nafkah kita setiap hari.

Kalau bisa ya cinta dua-duanya. Cinta sama ayah dan cinta sama suami juga.

Tanda bukti cinta kamu kepada mereka adalah, sebelum menikah coba kamu yang belum berjilbab, segera berjilbab. Yang jilbabnya masih pendek, coba jilbabnya di ulur lebih panjang :)

Yang sudah punya suami pun juga sama, segeralah berjilbab syar'i.

Karena ketika kamu keluar rumah tanpa menggunakan jilbab, maka kamu yang belum menikah dosa tidak di tanggung oleh kamu saja, tetapi ditanggung pula oleh ayahmu.

Yang sudah punya suami juga sama, ketika kamu keluar rumah tanpa jilbab. Maka dosa juga akan ditanggung oleh suami kamu.

Jadi kalau kamu cinta mereka, yuk segera berjilbab. Jilbab tanda bukti cintamu kepada mereka.

Dan yang terpenting lagi, ketika kamu sudah berjilbab. Maka kewajiban kamu sebagai muslimah sudah dilaksanakan.

Tetaplah istiqomah, jangan lepaskan jilbabmu. Karena jilbabmu yang akan melindungi kamu dr siksa api neraka.

Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.

Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.

Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,

Semoga bermanfaat

Thursday, September 17, 2015

ISTRI DURHAKA

ISTRI DURHAKA DI BENCIKedurhakaan seorang istri kepada suaminya amat banyak ragam dan bentuknya, seperti mencaci-maki suami, mengangkat suara depan suami (membentak), membuat suami jengkel, berwajah cemberut depan suami, menolak ajakan suami untuk jimak, membenci keluarga suami, tidak mensyukuri (mengingkari) kebaikan, dan pemberian suami, tidak mau mengurusi rumah tangga suami, selingkuh, berpacaran di belakang suami, keluar rumah tanpa izin suami, dan sebagainya.Alllah -Subhanahu wa Ta’la- telah mengancam istri yang durhaka kepada suaminya melalui lisan Rasul-Nya ketika Beliau -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,“Allah tidak akan melihat seorang istri yang tidak mau berterima kasih atas kebaikan suaminya padahal ia selalu butuh kepada suaminya” .(HR. An-Nasa’iy)