Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Pernah datang seseorang dengan pasangannya, sepasang kekasih. Sebut saja suami dan isteri.
Dan bertanya kepada seorang ustdz,
"Kenapa dalam hubungan cinta/rumah tangga terus-menerus terjadi masalah, pertengkaran, bahkan perselisihan?".
Bahkan diantara mereka ada yang berani bertanya,
"Apa jangan-jangan saya menikah dengan seseorang yang bukan jodoh saya?".
Lalu, sesungguhnya apa yang didefinisikan dari jodoh itu?
Kepada mereka ustdz mengatakan,
"Perselisihan sepasang kekasih, atau dalam hal ini suami isteri, ternyata itu terjadi karena mereka SALING MENCINTAI".
"Kok bisa?"
Aneh bukan? Saling mencintai justru memancing pertengkaran, bahkan perselisihan.
"Mengapa?"
Karena "saling mencintai" berarti "mencintai" bertemu dengan "mencintai".
Dua kutub yang sama ketika bertemu akan saling menolak, tidak akan pernah menyatu/lengket.
Maka...kepada mereka saya berpesan,
"Pulang dari sini, mulai diskusikan/musyawarahkan, siapa yang mengambil peran mencintai, dan siapa yang mengambil peran dicintai.
Bukan lagi saling mencintai, tetapi mencintai dan dicintai."
Kutub yang berbeda itulah yang kemudian akan secara magnetis menyatukan keduanya.
Yang mencintai, dia akan mengabdi, akan mengurus. Dan yang dicintai akan mengampuni, akan menjaga/merawat sebaik-baiknya.
Peristiwa ini sama dengan melamar dan dilamar. Yang melamar laki-laki, dan yang dilamar perempuan.
Sama pula dengan menikahi dan dinikahi, juga menafkahi dan dinafkahi.
Jadi ini tentang rumus saja, yakni rumus dalam berpasangan.
Semoga bermanfaat. :)
Jabat erat shilaturrokhim,
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Tetap tersenyum, Rajin ber-Infaq dan bersedekah.
Raih cintanya اللّهُ dengan sikap sabar akan ujianNYA, dan sikap ikhlas akan ketetapanNYA.
Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,
Dan Smoga hidayah Allah selalu menaungi perjalanan hidup kita
Aamiin,,


0 komentar:
Post a Comment