Monday, October 5, 2015

KISAH YANG MENGGETARKAN JIWA.

Rasulullah mengumpulkan para sahabatnya. mereka berkumpul mengelilingi beliau. Rasul berkata : " Wahai para sahabat, hari ini, aku tawarkan kepada kalian. Barang siapa diantara kalian pernah aku sakiti. Maka sekaranglah saatnya kalian Mengqishash (membalas) diriku "
Para sahabat, hening tak ada satupun yang mampu bersuara ....
tiba-tiba mencullah Ukasyah "Saya ya Rasul... saya akan mengqishash Anda ya Rasulullah...."Umar lagsung mencabut pedangnya sambil berkata " Apa yang akan kamu lakukan wahai Ukasyah... pedang Umar yang menebas kepalamu kalau engkau berani menyakiti rasulullah" Baginda yang agung tersenyum"
Biarkan Ukasyah ya Umar....."
Abu Bakar pun maju... sambil berkata " Wahai Ukasyah Abu Bakar dan keluarganya yang akan menebusnya ya ukasyah" Rasul pun melarang Abu Bakar membelanya.
kemudian Ukasyah berkata : " Pada saat aku mengiringi engkau berperang cambukmu pernah mengenai punggungku ya Rasul... untuk itu kali ini aku ingin mencambukmu ya rasul..."
Para sahabat terdiam menahan amarah....
akan tetapi rasul dengan tersenyum mempersilahkan Ukasyah mengambil cambuknya. Tidak cukup sampai disitu... Ukasyah berkata :" Ya rasul pada waktu cambukmu mengenai punggungku. pada saat itu langsung mengenai kulit punggungku karena tidak tertutup kain punggungku pada waktu itu. Untuk itu aku ingin punggungmu dibuka juga ya Rasulallah
Para sahabat makin geram dengan permintaan Ukasyah.
Rasul dengan tetap tersenyum sambil membuka kain yang dikenakannya. Pada saat punggung baginda tercinta terbuka. maka seketika itu juga Ukasyah menubruk punggung rasululllah, kemudian memeluk dan mencium punggung yang kemilau itu.
Sambil menangis sesenggukan Ukasyah berkata " Wahai Rasul Allah... maafkan aku... aku hanya ingin memelukmu dan mencium tubuhmu untuk yang terakhir kali... dan aku ingin tetap bersama-sama engkau Ya Rasul sampai di akhirat kelak.
dan Rasul pun berkata ; " Doamu Insyaa Allah dikabulkan Allah wahai Ukasyah.
Semoga kita termasuk dari golongan mereka, Aamiin


0 komentar:

Post a Comment